picture: google

Perlu kita ketahui bahwa setiap orang memiliki gaya belajar (learning style) yang berbeda. Gaya belajar bisa terbentuk dari lingkungan dan kebiasaan kita dalam kehidupan sehari-hari. Setiap orang sebaiknya mengenal gaya belajar masing-masing sehingga nantinya bisa memilih strategi belajar yang efektif. Keuntungan dari memahami gaya belajar sendiri adalah akan berdampak pada proses penerimaan materi pembelajaran. 

Ada tiga gaya belajar yaitu: Visual Learners, Auditory Learners dan Kinesthetic Learners. Ketiga gaya belajar tersebut bisa disingkat VAK (Visual, Auditory dan Kinesthetic) Berikut adalah penjelasannya.

1. Visual Learners
Jika kita termasuk orang yang lebih mudah belajar melalui input visual (tulisan, gambar) maka kita memiliki gaya belajar "visual". Banyak sekali strategi yang bisa kita lakukan dalam gaya belajar ini. Misalnya, kita bisa membaca artikel-artikel dalam bahasa Inggris yang kita anggap penting dan menrik, kita juga bisa membaca majalah, koran, internet, untuk kemudian kita coba ceritakan kembali dengan kata-kata yang kita susun sendiri baik diucapkan langsung ataupun berupa tulisan. Kita juga bisa membaca dan mempelajari contoh surat, brosur, buku, yang sering kita temukan. Untuk mencoba memahami suatu konsep abstrak, kita bisa menggambarkannya dalam bentuk visual: "flow chart", tabel, ataupun bentuk yang lainnya.

2. Auditory Learners
Ciri dari gaya belajar "auditory"adalah seseorang akan lebih mudah belajar dengan mendengarkan. Jika kita termasuk ke dalan auditory learners, maka kita bisa memperbanyak porsi belajar dengan mendengarkan, misalnya, mendengarkan lagu-lagu bahasa Inggris, kaset-kaset pelajaran bahasa Inggris, mendengarkan berita, percakapan-percakapan, juga film-film yang menggunakan bahasa Inggris. yang perlu dilakukan dalam gaya belajar ini adalah dengarkan ucapan dan ungkapan yang digunakan, perhatikan situasi dimana kata-kata atau ungkapan tersebut digunakan. Lakukan hal ini berulang-ulang maka kita akan bertemu dengan ungkapan serupa yang dapat kita latih secara berkala, sehingga kita bisa makin mahir mengucapkannya dan menggunakannya.

3. Kinesthetic Learners
Orang yang ada pada ciri gaya belajar "kinesthetic" adalah biasanya orang tersebut dalam belajar tidak bisa diam, artinya dia harus melakukan sesuatu atau menggerakan bagian dari tubuhnya untuk dapat menerima pelajaran. Contoh, dalam belajar bisa menggunakan komputer karena harus menekan tombol di keyboard atau mouse sehingga tidak cepat bosan. Untuk para pelajar yang memiliki gaya belajar seperti ini, bisa mengikuti kegiatan English Club atau perkumpulan-perkumpulan bahasa Inggris lainnya yang memiliki kegiatan dan permainan yang melibatkan gerakan, yang juga bisa kita lakukan adalah belajar dengan menulis yaitu menggerakan tangan untuk menulis, atau mencoba memahami ungkapan atau kata dengan membayangkan gerakan yang bisa diasosiasikan dengan arti kata tersebut. 

Itulah tiga jenis gaya belajar yang perlu diketahui. Mohon maaf bila ada kesalahan dalam penulisan. Semoga bermanfaat.

0 komentar:

Poskan Komentar

Berkomentarlah dengan bijak, komentar anda sangat berarti untuk perkembangan blog ini!
* Komentar yang berisi Link Aktif Akan otomatis terhapus!

 
Top